10 Jenis Racun Berbahaya yang Terdapat Dalam Kosmetik

By On Saturday, December 10th, 2016 Categories : Kecantikan Wajah

Selalu tampil cantik merupakan dambaan setiap wanita. Beragam hal mereka lakukan agar dapat selalu tampil cantik dan menawan. Perawatan kecantikan secara alami yang berharga murah hingga membeli beragam kosmetik dan perawatan salon yang berharga mahalpun mereka lakukan. Untuk dapat cantik menggunakan bahan alami memang memerlukan waktu yang sangat lama dan butuh ketelatenan, sehingga para wanita biasanya lebih memilih menggunakan beragam macam alat kosmetik untuk membuat mereka terlihat lebih cantik.

Racun Berbahaya yang Terdapat Dalam Kosmetik

Pemakaian beragam kosmetik memang dapat menunjang penampilan. Tapi tahukah anda jika dalam sebuah produk kecantikan bisa mengandung beragam jenis racun berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan? Merkuri mungkin merupakan zat berbahaya yang paling terkenal yang sering digunakan dalam produk pemutih kulit, namun selain merkuri masih banyak zat berbahaya lainnya yang patut anda ketahui. Berikut ini 10 jenis racun berbahaya dalam kosmetik yang harus anda ketahui.

  1. Hydroquinone
    Hydroquinone biasanya digunakan dalam produk pemutih wajah dan berfungsi untuk mencerahkan dan menghilangkan flek-flek hitam pada wajah. Namun jika kosmetik yang mengandung zat ini digunakan secara berlebihan maka akan dapat menyebabkan kulit menjadi iritasi, kering, kemerahan bahkan dapat memberikan efek rasa panas seperti terbakar pada kulit. Efek samping jangka panjang dapat menyebabkan kulit melepuh, pecah-pecah serta terjadinya penggelapan pada kulit. Selain itu kulit yang diolesi dengan hydroquinone juga menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.
  2. Tretinoin
    Tretinoin bisanya terdapat dalam produk penghilang jerawat. Penggunaan tretinoin dapat menyebabkan peradangan pada kulit. Biasanya kulit akan menjadi iritasi, terasa panas, kemerahan dan bahkan dapat menyebabkan pengerasan pada kulit. Penggunaan tretinoin oleh ibu hamil dapat menimbulkan resiko kecacatan pada janin.
  3. Sodium Lauryl Sulfate
    Zat sintesis ini biasanya digunakan dalam produksi pembuatan deterjen agar dapat lebih menghasilkan busa. Namun pada kenyataannya zat ini juga digunakan dalam shampo. Penggunaan shampo yang mengandung zat berbahaya ini dapat menyebabkan kerontokan pada rambut, iritasi mata, ruam-ruam pada kulit, ketombe dan juga alergi pada kulit kepala.
  4. Merkuri atau air raksa.
    Merkuri merupakan zat berbahaya dalam kosmetik yang sudah banyak dikenal oleh para pengguna kosmetik. Biasanya zat ini di temukan dalam produk-produk pencerah kulit wajah. Penggunaan kosmetik yang mengandung merkuri dapat menyebabkan iritasi pada kulit, timbulnya bintik-bintik hitam pada kulit dan kulit berubah menjadi lebih gelap. Penggunaan jangka pendek dapat menyebabkan muntah-muntah, sedangkan penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada susunan syaraf, ginjal dan juga otak. Pada ibu hamil yang menggunakan kosmetik yang mengandung merkuri dapat mengganggu perkembangan pada janin yang sedang dikandung.
  5. Rhodamin B
    Racun berbahaya dalam kosmetik lainnya adalah rhodamin B. Rhodamin B merupakan pewarna sintesis yang biasa digunakan dalam industri tekstil ataupun kertas. Namun, Rhodamin B juga banyak digunakan dalam pembuatan kosmetik. Penggunaan jangka panjang kosmetik yang mengandung pewarna buatan dapat menyebabkan kanker.
  6. Wewangian sintesis
    Wewangian sintesis yang digunakan dalam produk kecantikan juga dapat membahayakan kesehatan.
  7. Triethanolamine
    Biasanya zat ini digunakan untuk mengatur kadar pH dalam kosmetik. Penggunaan kosmetik yang mengandung zat ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan reaksi alergi, kekeringan rambut dan juga kulit.
  8. PVP/VA Copolymer
    PVP/VA Copolymer ini juga merupakan salah satu zat berbahaya dalam kosmetik. Biasanya digunakan dalam hairspray dan kosmetik lainnya. Partikel-partikel yang terdapat pada zat ini bisa masuk kedalam paru-paru yang membahayakan kesehatan.
  9. Paraben
    Zat ini biasa digunakan dalam pembuatan sabun, pasta gigi dan juga deodoran. Paraben bisa menyebabkan alergi pada orang yang memiliki kulit sensitif.
  10. Polyethylene Glycol (PEG)
    PEG yang terdapat dalam kosmetik dapat mengganggu kelembaban kulit sehingga dapat menyebabkan resiko terjadinya penuaan dini dan kulit menjadi lebih rentan terserang bakteri.

Ternyata ada banyak sekali zat kimia berbahaya yang digunakan oleh produsen “nakal” dalam proses pembuatan produk kosmetiknya. Setelah mengetahui beragam jenis racun berbahaya dalam kosmetik ada baiknya jika anda lebih hati-hati dalam memilih produk kecantikan.